Vera Simanjuntak Jujur Pertemuannya dengan Brigadir J, Datang Tengah Malam, Cerita Soal Ancaman
Akhirnya Vera Simanjuntak Jujur soal pertemuannya dengan Brigadir J saat tengah malam.
Dalam pengakuan Vera Simanjuntak, Brigadir J mendatanginya saat tengah malam.
Tak hanya datang, Vera Simanjuntak menyebut bahwa Brigadir J memeluk dirinya.
Sebagaimana diketahui, Brigadir J merupakan ajudan Ferdy Sambo yang meninggal dibunuh pada 18 Juli 2022, di rumah dinas Ferdy Sambo.
Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Brigadir J.
Sementara, Vera Simanjuntak merupakan kekasih Brigadir J yang hingga kini masih jadi sorotan publik.
Vera Simanjuntak pertamakali muncul saat diperiksa menjadi saksi pada Agustus 2022 lalu.
Belum lama ini, Vera Simanjuntak mengungkap kejujurannya soal Brigadir J.
Bahkan Vera Simanjuntak jujur bertemu dengan Brigadir J saat tengah malam.
Pertemuan tersebut, dikatakan Vera Simanjuntak adalah lewat mimpinya.
Vera Simanjuntak, kekasih almarhum Brigadir J merasa terbuai oleh mimpi didatangi mendiang Novriansyah Yosua Hutabarat.
Ia merasa dalam mimpinya itu Brigadir J serasa begitu nyata memeluk dirinya, seolah nyata hadir secara fisik.
Vera Simanjuntak sangat bahagia ditemui sang kekasih meski hanya lewat mimpi.
Vera Simanjuntak merupakan saksi percakapan terakhir sebelum Brigadir J tewas terbunuh.
Sebelum meninggal dunia, Brigadir J sempat bercerita sambil menangis pada Vera Simanjuntak bahwa ia menerima ancaman pembunuhan.
Vera Simanjuntak mengatakan kepada Irma Hutabarat bahwa ia sering bermimpi kekasihnya Brigadir J.
Meski menangis tersedu-sedu, Vera Simanjuntak mengaku senang karena bermimpi ditemui Brigadir J tengah malam saat dirinya tidur lelap.
“Senang bou. Seperti nyata rasanya. Seperti memang dia ada dekat terus meluk adek (Vera) di mimpi itu. Sulit (melupakan kebaikan Brigadir J), tak akan terlupakan,” kata Vera sambil tertunduk menahan tangis, dikutip dari Indotrends.
Pada akhirnya, Vera Simanjuntak tak kuasa menahan tangis hingga dipeluk erat oleh Irma Hutabarat.
Irma menilai, Vera Simanjuntak adalah sosok perempuan yang berhati lembut. Irma paham bahwa tidak mudah bagi Vera Simanjuntak untuk menceritakan sosok kekasihnya itu.
“Sebetulnya tidak mudah ya untuk memulai percakapan tapi memang karena sudah janji dengan kesayangan inang di Horas Inang dan tadi Vera juga sudah bersedia,” kata Irma.
Vera Simanjuntak mengaku, ia turut memperjuangkan keadilan untuk Brigadir J karena kekasihnya itu adalah orang yang baik tidak seperti yang diceritakan oleh Ferdy Sambo.
“Jauh (tidak seperti yang dituduhkan Sambo). Tidak mungkin dia melakukan hal tidak terpuji seperti itu (melecehkan Putri Candrawathi). Orangnya baik, penyayang, terlebih pada keluarganya. Bahkan pada keluarga adek sendiri juga, sama keponakan adek dia sudah dekat,” ujar Vera sambil terisak.
Vera Simanjuntak yakin bahwa kekasihnya tidak mungkin melakukan pelecehan karena selama delapan tahun bersama, Brigadir J adalah sosok yang sangat baik.
“Bukan hanya baik, tapi dia itu selalu mengalah dan sangat berbudi. Berarti sama kesaksian semua orang itu. Hatimu terluka ya. Bukan hanya kematiannya tapi kelanjutannya itu ya,” ujar Irma Hutabarat.
Vera Simanjuntak Jujur, Kekasih Brigadir J Ungkap Hal Tak Terduga
Kini akhirnya Vera Simanjuntak kekasih Brigadir J muncul dan mengungkap hal tak terduga soal Brigadir J
Vera Simanjuntak mengungkapkan percakapan lengkap dengan Brigadir J sebelum kematian sang kekasih.
Bahkan percakapan itu diduga berkaitan dengan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo.
Dikutip dari Hops.ID saat menjadi bintang tamu di acara Rossi Kompas TV, Vera Simanjuntak yang merupakan kekasih Brigadir J membeberkan jika sebelum terjadinya kasus pembunuhan tersebut, dirinya sempat berbincang dengan sang kekasih melalui video call.
Bahkan dalam percakapan tersebut, Brigadir J menyampaikan bahwa dirinya memiliki sejumlah masalah yang tidak dapat diceritakan kepada pihak keluarga.
“Ada yang mau abang ceritain,” kata perempuan yang akrab disapa Vera tersebut sembari mencontohkan percakapan bersama sang kekasih.
“Abang ada masalah dek, dia bilang. Tapi abang gak bisa ngomong ke keluarga (sembari menyebutkan satu per satu anggota keluarga), bahkan ke adek sekalipun,” ucapnya mencontohkan omongan Brigadir J tersebut.
Tampaknya, permasalahan tersebut diduga kuat merupakan ketidaknyamanannya yang tidak hanya diperlakukan kurang pantas namun menjadi pelampiasan nafsu istri Ferdy Sambo tersebut.
Ketika di desak untuk bercerita, Brigadir J memilih untuk bungkam, “Enggak lah dek! Biarlah abang yang menanggung ini semua”.
Sebelum dibunuh, Brigadir J sempat hubungi sang kekasih
Setelah itu, beberapa menit sebelum di eksekusi Brigadir J sengaja menghubungi sang kekasih.
Bahkan diakui Vera Simanjuntak, dirinya mendapatkan miscall pada 16:10 WIB namun tidak terangkat karena dirinya sedang di pasar.
Kemudian, Vera menghubungi Brigadir J kembali hingga sempat berkomunikasi sebentar dengan sang kekasih pukul 16:31 WIB.
Saat itu, Brigadir J hanya mengatakan, “Bentar ya dek, bentar. Nanti abang kabari lagi”.
Ternyata, obrolan tersebut merupakan percakapan terakhir kalinya Brigadir J bersama sang kekasih sebelum akhirnya dibunuh hingga dinyatakan tewas. ***
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: IndoTrends.id Hops ID

0 komentar:
Posting Komentar