Jumat, 30 September 2022

Terkuak! Vera Simanjuntak Tak Kuat Lagi, Putri Candrawathi Jadikan Briga...

Terkuak! Vera Simanjuntak Tak Kuat Lagi, Putri Candrawathi Jadikan Brigadir J Seperti Ini



Kasus pembunuhan Brigadir J perlahan namun pasti telah menemui titik terang.
Satu per satu bukti telah dikumpulkan dan mulai terkuak.
Polisi menetapkan 5 tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J ini.
Kelima tersangka tersebut adalah, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR, Bharada E, dan juga Kuat Maruf.
Empat tersangka lainnya sudah resmi ditahan namun tidak dengan Putri Candrawathi dikarenakan alasan kemanusiaan.
Pada jumat 30 September, tersangka Putri Candrawathi melakukan wajib lapor dan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani dan dinyatakan sehat.
Namun secara mendadak akhirnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengumumkan Putri Candrawathi ditahan di Rutan Mabes Polri.
Hal ini sontak mengagetkan publik, Putri Candrawathi pun yang dari semula datang menggunakan pakaian branded, kini berganti baju oranye bertuliskan Napi 077.
Dilansir Teras Gorontalo melalui akun youtube Anjas Asmara di Thailand, menyebut saat Putri Candrawathi melapor di kepolisian, tidak ada satupun media yang mengetahui kedatangannya, sama di beberapa kedatangan sebelumnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Putri Candrawathi itu memang bukan perempuan sembarangan dan dirinya punya jaringan networking yang luar biasa.
Anjas meyakini, selama beberapa bulan Putri Candrawathi belum ditahan pasti telah melakukan banyak hal.
Selanjutnya saat Vera Simanjuntak diwawancara Rosiana Silalahi di salah satu acara tv, ada beberapa data menurutnya apakah jangan-jangan bahwa motif Brigadir J dihabisi itu sebenarnya bukanlah hal yang tiba-tiba tetapi sudah terjadi sejak lama.
Dirinya berhasil merangkum tiga data yang berasal dari 3 waktu berbeda-beda.
Mulai keterangan Brigadir J saat curhat kepada kekasihnya di hari Jumat 8 Juli 2022 tepat di hari pembunuhan tersebut. Selanjutnya juga dihari Kamis 7 Juli saat di Magelang serta di tanggal 19 dan 21 Juni 2022 yang notabene ini berarti sebulan sebelum terjadinya pembunuhan tersebut.
Menurut Anjas, ini mengindikasikan bahwa Brigadir J itu sudah lama menderita sebenarnya di tempat dia bekerja, ada yang bilang bahwa indikasi yang dilakukan kepada Brigadir J itu sudah dilakukan sejak lama.
Di video tersebut dirinya juga coba membahas lebih detail data kualitatif dari Vera Simanjuntak.
Data pertama, di tanggal 8 Juli hari Jumat ini adalah di hari kejadian pembunuhan tersebut beberapa menit sebelum dieksekusi Vera Simanjuntak mengatakan bahwa dia mendapatkan miss call di jam 16.10 tetapi tidak diangkat karena dia sedang di pasar.
...

0 komentar:

Posting Komentar